DASAR FILOSOFI
1. Pendidikan Adalah sebagian Hak Asasi Manusia
2. Pendidikan Sebuah Proses yang Berlangsung sepanjang Hayat
3. Semua Tempat dapat dijadikan Sekolah
4. Semua Orang dapat dijadikan Guru
5. Negara sangat tergantung pada Mutu SDM sebagai out-put pendidikan
6. Setiap Wilayah Memiliki Potensi Yang berbeda dengan Berbagai Karateristik yang memerlukan pendekatan berbeda.
BENTUK DAN MAKSUD DILAKSANAKANNYA PENDIDIKAN
- INFORMAL
- NONFORMAL
- FORMAL
- Berguna Bagi Dirinya
- Berguna Bagi Orang Lain
- Berguna Bagi Lingkungan
KESEJAHTERAAN HIDUP BERSAMA YANG BERKEADILAN
- Berguna Bagi Dirinya
- Berguna Bagi Orang Lain
- Berguna Bagi Lingkungan
I. WATAK yang terdiri dari
- mental
- spritual
- Simpati
- empati
MANUSIA BERKARAKTER
WATAK YANG MEMILIKI UNSUR ;
- mentalitas
- Spiritualitas
- Moralitas
- kemandirian
- ketangguhan
- simpati
- empati
- rasa kepedulian sosial
- tanggungjawab sosial
- tindakan sosial
BERPENGETAHUAN MENCAKUP
- SCIENCE
- TECHNOLOGI
- MENGINFORMASIKAN
- MENTRANSFORMASIKAN
- MELAKUKAN
- TAAT ASAS
- TAAT HUKUM
Pendidikan Keagamaan dengan wawasan ;
Pemahaman Nilai-nilai Universal dari seluruh Agama yang bisa mempersatukan manusia dalam Kebersamaan Menjalani Kehidupan.
Pendidikan Multikultur dengan wawasan ;
- Pengenalan & Pemahaman Budaya Berbagai Masyarakat Adat di Indonesia
- Pengenalan & Pemahaman terhadap Hukum-hukum dasar yang hidup didalam masyarakat Indonesia
- Pengalaman Hidup Berkelompok
- Pengalaman Hidup Berorganisasi
- Pemahaman Konsep Koperasi dan Sistem Perekonomian Indonesia menurut UUD 1945
- Manusia
- Sistem
- Kualitas
1. BAIK jika demikian maka akan ;
BERHASIL
2. BURUK jika demikian maka akan ;
GAGAL
INDIKATOR PENDIDIKAN YANG BAIK DAN BERHASIL ITU :
BISA MENCIPTAKAN
- KONDISI KEHIDUPAN SOSIAL BANGSA LEBIH BAIK
- KONDISI KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT LEBIH BAIK
- KONDISI KEHIDUPAN SOSIAL KELUARGA LEBIH BAIK
PENAWARAN KONSEPSI PEMBAHARUAN PENDIDIKAN
Pendidikan Berkarakter dapat dilaksanakan dalam 2 bentuk ;
1. Nonformal
Peserta Pendidikan Nonformal ;
Kelompok Usia Sekolah
- Tamat/tidak tamat SD/tidak melanjut
- Tamat/tidak tamat SMP/tidak melanjut
• Tamat/tidak tamat SMA
2. Formal kita menyebutnya SMBP (Sekolah Menengah Berbasis Potensi)
Peserta Pendidikan formal ;
- Tamatan SD dan akan melanjut
- Tamatan SMP dan akan melanjut
CITA-CITA TERHADAP PENDIDIKAN KEDEPAN
- Pendidikan yang berkualitas
- Pendidikan yang berkarakter
- Pendidikan yang dapat mensejahterakan kehidupan Rakyat
- Pendidikan yang dapat Mengangkat Harkat dan Martabat Bangsa Indonesia
- MEMILIKI KECIRIAN KHUSUS YANG MEMBEDAKANNYA DENGAN YANG LAIN
- MEMADUKAN POTENSI WILAYAH DENGAN POTENSI PENDUDUK
- FOKUS PADA KEANEKAGARAMAN SUMBERDAYA ALAM DAN SUMBERDAYA MANUSIA YANG DIMILIKI INDONESIA.
Dengan cara pandang seperti ini maka wilayah-wilayah pertanian atau perikanan dimungkinkan untuk memiliki sekolah-sekolah kejuruan yang terkonsentrasi dibidang pertanian dan perikanan.
Pada era tahun 1980 suasana dunia pendidikan seperti ini pernah ada, misalkan adanya SPG (sekolah pendidikan guru), SPMA (sekolah menengah pertanian atas), dsb. Namun belum menjangkau persoalan kesesuaian dengan potensi wilayah (secara geografis).
Berbagai nilai strategis dari pelaksanaan pendidikan berbasis potensi wilayah dan potensi penduduk ini diantaranya adalah ;
- Ketersediaan bahan-bahan pokok yang dibutuhkan untuk media pembelajaran
- Kesesuaian wilayah dalam mendukung program pendidikan
- Kultur masyarakat yang cenderung mempengaruhi percepatan pencapaian tujuanpendidikan
- Harapan akan tersedianya SDM yang dihasilkan oleh sekolah dan dibutuhkan daerah relatif dapatterwujud.
- Orientasi sekolah semakin jelas dan mendorong terwujudnya motivasi yang jelas dari setiap orangtua dalam menyekolahkan anak-anaknya, atau dengan kata lain orangtua lebih siap dalam menyekolahkananak-anaknya.
- Setiap daerah akan memiliki keunggulan tersendiri dan memacu pergerakan pendidikan yang kompetitifdan kualitatif.
yang semasa hidupnya mengabdi untuk pendidikan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar