Selasa, 16 Agustus 2011

BENDERA MERAH PUTIH BENDERA BANGSAKU

Subuh tadi sesudah Sahur aku kibarkan Bendera Merah Putih di depan rumahku, setelah siang hari aku baru tersadar bahwa disekitar lingkungan tempat tinggalku,tidak ada satupun tetanggaku yang mengibarkan bendera merah-putih.
Aku seperti tinggal dinegara asing,rumahku seperti Kantor Kedubes RI. Ah betapa lucunya negeri ini,betapa lucunya bangsaku ini.

Entah mengapa sejak kecil aku terbiasa mengibarkan bendera tanah airku itu secara terus menerus. Aku memang bukan terlahir dari darah pahlawan tetapi aku sangat menghormati para pahlawan revolusi dan pejuang kemerdekaan bangsaku. Yang tetap kuingat adalah dulu ketika aku masih sangat kanak-kanak, Ibuku sangat rajin mengajakku untuk mengibarkan bendera merah putih didepan rumah kami menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Tanah airku. Malam sebelum tanggal 15 Agustus, Ibu tekun menyeterika bendera merah putih sambil bercerita padaku tentang masa-masa perjuangan kemerdekaan. Moment-moment seperti itu sangat berkesan bagiku bahkan setelah aku dewasa baru aku menyadari sejak itulah dan oleh karena itulah aku mengenal dan mengagumi sejarah bangsaku, jauh lebih tertanam ketimbang ajaran sejarah nasional yang kuperoleh dibangku sekolah.

Setelah siang hari aku baru tersadar bahwa disekitar lingkungan tempat tinggalku,tidak ada satupun tetanggaku yang mengibarkan bendera merah-putih.
Bendera merah putih adalah bukti sejarah perjuangan itu dan bagiku tidak ada kata tawar untuk mempertahankannya walau aku tak memahami betul apa bedanya hidup dialam penjajahan dengan hidup dialam kemerdekaan ini. Aku tidak mau marah membabi buta karena aku tak termasuk dalam kelompok masyarakat berpunya. Aku sadar tidak ada satu bangsapun yang mencintai negara ini,membela negara ini,melindungi kehormatan bendera merah putih ini kecuali bangsaku sendiri.

Perbedaan dan perdebatan dari satu rezim kerezim lainnya boleh terus berlangsung,tetapi aku tidak setuju jika dalam perdebatan panjang itu membuat orang lupa mengibarkan benderanya sendiri didepan rumahnya pada saat-saat peringatan kemerdekaan ini sebab bagaimanapun juga bendera merah putih itu tidak ada hubungannya dengan rezim-rezim tetapi lebih merupakan refresentasi dari semangat juang kemerdekaan,kemandirian,keteguhan dan kebesaran jiwa seluruh bangsa Indonesia.

Aneh jika kita melihat saat ini banyak kalangan yang lebih mengagungkan bendera-bendera organisasi,kelompok tertentu dibandingkan bendera yang menyatukan berbagai perbedaan kita (bendera merah putih).
Bendera merah putih bukan dilahirkan oleh rezim orde lama,orde baru dan orde reformasi, ia lahir oleh sejarah,gerakan menyeluruh rakyat Indonesia untuk memerdekakan dirinya dari segenap penjajahan. Jadi tidak ada alasan apapun untuk tidak menghormati bendera merah putih sebagai lambang negara Indonesia itu.

Kepada kita semua,siapapun anda,
PNS,TNI/POLRI,Pengusaha,Pedagang,Nelayan,Petani,Buruh,wiraswasta dan wirausaha, pengurus dan anggota organisasi/partai, sudahkah anda kibarkan bendera negara Indonesia ini didepan-depan rumah anda, apakah yang aneh dari pengibaran bendera merah putih pada moment hari kemerdekaan ini, manakah yang lebih aneh tatkala anda mengibarkan bendera organisasi,partai anda disepanjang tahun,dijalan-jalan,dihutan-hutan,digunung-gunung,dipinggir-pinggir laut tanpa memberi makna apa-apa bagi segenap bangsa ini ?
Wajar jika sekarang ini generasi muda kita semakin luntur jiwa nasionalismenya karena kita orang-orang dewasa tidak mengajarkan dan memberi contoh tentang nasionalisme itu kepada mereka.
"Bendera Merah Putih, bendera Tanah Airku...
Gagah dan Jernih tampak warnamu,
berkibarlah di langit yang biru
Bendera Merah Putih,bendera Bangsaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar